#RESPON: 12/11/2017 Mapolres Dharmasraya Terbakar
![]() |
| Kondisi Polres setelah kebakaran gambar kiriman dari seorang kolega wartawan |
Minggu (12/11/2017) dini hari yang dingin di Korea Utara. Tapi tidak di Dharmasraya. Negeri seribu sawit ini sedang panas. Kobaran api menclak-menclek di kantor Mapolres Dharmasraya, pagi buta.
Sontak kejadian ini menghebohkan Indonesia. Media-media arus utama mengabarkan, pembakaran tersebut dilakukan oleh dua orang terduga teroris. Polisi menembak mati terduga teroris itu. Dari tangan terduga teroris ditemukan barang bukti sebagai berikut:
- Selembar catatan berisi pesan jihad yang bertuliskan (
SENSOR); - Busur panah;
- Anak panah;
- Sebilah pisau, dan;
- Terdapat banned berlogo ISIS di lengan kiri pada salah seorang terduga teroris.
Rapat tingkat tinggi dilakukan.
Berikut percakapan yang sempat terekam oleh handphone kiki.
Berikut percakapan yang sempat terekam oleh handphone kiki.
Nando: "Ha? Dharmasraya Expo lancar?"
Michael Jarda (Via Telpon): "Asal nggak bakar kantor nasi uduk My Mom yang terpanggang."
Ozi : "Sepatu adidas warna coklat itu mecurigakan. Apakah itu asli, atau hanya produk KW OEM??"
Dodi Abdullah: "Kejadian seperti itu tak bisa kita pungkiri, namanya kita hidup di Bumi Tuhan atau jangan-jangan yang dikatakan Donald Trump bahwa teroris itu datangnya dari agama Islam semakin berkesan. Dengan bukti tertera dengan selembar kertas berisikan silmbol-silbol ayat al-quran itu."
Alek Kaka: "Teroris selalu punya tujuan politik. Jika tak punya tujuan politik, itu bukan aksi teror, tapi iseng-iseng berhadiah. Nah sekarang pertanyaannya, apa tujuan membakar Mapolres Dhamasryara? Ada apa di sana?"
Michael Jarda (Via Skype): "Joanna Marie gak jadi datang penelitian ke Dharmasraya gara-gara mereka ini, semoga ini bisa meruntuhkan feodalisme di sana, hehe."
Reren Frandalos: "Tidak ada bom! Saya Itu ops, hoax!"
Dodi Abdullah: "uiefhwufhweufelwihfwhdukdsjd" (ngerocos)
dr. Anin: "Kesel gue ama Michel, kayaknya dia nih dalangnya!"
Paul : "Api itu dari belakang. Apa yang ada di kantor belakang mapolres dharmasraya? Apakah ini efek dari penangkapan bandar narkoba oleh Polres Dharmasraya?"
Noni: Apakah dalang kejadian ini dimotori oleh....... mari kita tanyakan ke narapidana yang ada di Polres Dharmasraya.
Uni War: efek kekalahan Real Madrid dari Tottenham, teroris kalah mix parlay tu.
Kiki: efek halusinasi terduga teroris yang lagi ngefly dikira polisi itu zebra, malah dipanah
Lunar: ada polisi bahasa yang merapikan kesalahaan ejaan terduga teroris. (sambil menunjuk foto)
Lupsman: gimana? Ah? Apa? Bom? Eeeh, konser?
Michael Jarda (Via Telpon): "Asal nggak bakar kantor nasi uduk My Mom yang terpanggang."
Ozi : "Sepatu adidas warna coklat itu mecurigakan. Apakah itu asli, atau hanya produk KW OEM??"
Dodi Abdullah: "Kejadian seperti itu tak bisa kita pungkiri, namanya kita hidup di Bumi Tuhan atau jangan-jangan yang dikatakan Donald Trump bahwa teroris itu datangnya dari agama Islam semakin berkesan. Dengan bukti tertera dengan selembar kertas berisikan silmbol-silbol ayat al-quran itu."
Alek Kaka: "Teroris selalu punya tujuan politik. Jika tak punya tujuan politik, itu bukan aksi teror, tapi iseng-iseng berhadiah. Nah sekarang pertanyaannya, apa tujuan membakar Mapolres Dhamasryara? Ada apa di sana?"
Michael Jarda (Via Skype): "Joanna Marie gak jadi datang penelitian ke Dharmasraya gara-gara mereka ini, semoga ini bisa meruntuhkan feodalisme di sana, hehe."
Reren Frandalos: "Tidak ada bom! Saya Itu ops, hoax!"
Dodi Abdullah: "uiefhwufhweufelwihfwhdukdsjd" (ngerocos)
dr. Anin: "Kesel gue ama Michel, kayaknya dia nih dalangnya!"
Paul : "Api itu dari belakang. Apa yang ada di kantor belakang mapolres dharmasraya? Apakah ini efek dari penangkapan bandar narkoba oleh Polres Dharmasraya?"
Noni: Apakah dalang kejadian ini dimotori oleh....... mari kita tanyakan ke narapidana yang ada di Polres Dharmasraya.
Uni War: efek kekalahan Real Madrid dari Tottenham, teroris kalah mix parlay tu.
Kiki: efek halusinasi terduga teroris yang lagi ngefly dikira polisi itu zebra, malah dipanah
Lunar: ada polisi bahasa yang merapikan kesalahaan ejaan terduga teroris. (sambil menunjuk foto)
Lupsman: gimana? Ah? Apa? Bom? Eeeh, konser?
Ferdy Andika (Via WhatsApp): "Apakah ini efek dari kopi Djakarta?"

Post a Comment