Wajah-Wajah Perjuangan

(Penulis: Ozi Gumetra)

Ibu-ibu pejuang Gunung Talang/Foto. Ozi Gumetra di Facebook
Sepuluh bulan sudah ibu-ibu bercaping ini bertahan di lokasi yang nantinya akan dibangun Proyek Pembangunan Pembangkin Listrik Tenaga Panas Bumi/Geothermal Gunung Talang Sumatra Barat. Mereka hanya mempertanyakan apa dampak buruk dari pembangunan, tapi mereka dibalas dengan jawaban yang merendahkan. 

Dibilang mereka harus kuliah dulu agar dapat memahami.

Mereka tidak bodoh dan tidak bisa diperbodoh. Banyak beredar di media sosial dampak-dampak pembangunan seperti ini. Orang-orang ini hanya ingin tahu, apakah kejadian-kejadian seperti itu akan terjadi di daerah mereka?

Tapi mereka terus dibungkam, dikriminalisasi, dan diintimidasi. Dituduh sebagai provokator, diadu domba, dan ditakut-takuti dengan aparat bersenjata yang seharusnya melindungi mereka.

Namun semangat mereka tak pernah pudar. Sepuluh bulan bukanlah waktu yang sebentar untuk berjuang. Banyak yang telah dikorbankan: harta, tenaga, dan ladang-ladang mereka yang subur.

Belakang ini, lokasi mereka dijadikan tempat latihan militer. Mereka tidak anti dengan militer, tapi ada apa? Kenapa harus di lokasi mereka yang saat ini jelas-jelas sedang bersengketa?

Tidak bisa dimungkiri, sebagian besar dari mereka yang berjuang adalah orang-orang yang pernah mencicipi bagaimana kuatnya militer di masa orde ba(r)u. Rasa takut itu kembali muncul, teringat bagaimana orang-orang tiba-tiba hilang setelah mengritik kebijakan.

Apakah ini ada hubungannya dengan rencana pembangunan PLTPB di lokasi yang sama? Entahlah. 

Tapi saat ini mereka hanya ingin menuntut hak mereka, hak atas rasa aman, hak untuk bekerja dan hak untuk membesarkan anak-anak mereka dari tanah mereka yang subur.

Sama dengan yang telah dilakukan leluhur mereka berabad-abad dahulu.
===

Tulisan ini terbit pertama kali di Facebook Ozi Gumetra pada 5 Mei 2018. Diterbitkan kembali di sini atas permintaan penulis, sebagai bentuk kampanye penolakan masyarakat atas pembangunan Geothermal. Ikuti perkembangan terbaru di akun Instagram berikut:

Tidak ada komentar