Malam Keakraban dan Lomba Esai HMJ Sejarah Universitas Negeri Padang
(Reporter: Ferdy Andika)
***
Padang, Tanpanama.id-- Jum'at (25/8/2017). Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sejarah, Universitas Negeri Padang sukses melaksanakan acara besar berskala nasional yaitu lomba esai dengan tema "Meningkatkan Nasionalisme pada Generasi Muda di Era Globalisasi".
Lomba esai tersebut dibuka langsung oleh wakil rektor III UNP, Prof. Dr. Ardipal, M.Pd.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 tahun. Acara tersebut diselenggarakan di LPMP Sumatra Barat, Universitas Negeri Padang.
Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan nasionalisme di kalangan pemuda terutama mahasiswa, seperti yang dikatakan oleh ketua HMJ Sejarah UNP, Melsa Maizarah "Acara ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk menuangkan gagasan nasionalisme pada mahasiswa terutama lewat tulisan berupa esai," jelas Melsa.
Lomba esai tersebut dibuka langsung oleh wakil rektor III UNP, Prof. Dr. Ardipal, M.Pd.
![]() |
| Foto. Malam keakraban di gedung LPMP/Ferdy Andika |
Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan nasionalisme di kalangan pemuda terutama mahasiswa, seperti yang dikatakan oleh ketua HMJ Sejarah UNP, Melsa Maizarah "Acara ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk menuangkan gagasan nasionalisme pada mahasiswa terutama lewat tulisan berupa esai," jelas Melsa.
Kegiatan ini terdiri dari beberapa rentetan acara: pertama, Jum'at (25/8) presentasi esai oleh 10 finalis, kemudian dilanjutkan dengan malam keakraban bersama finalis. Kedua, Sabtu (26/8) dilanjutkan dengan acara field trip (jalan-jalan), dan ketiga, acara puncaknya "Seminar Nasional bersama sejarawan Prof. Dr. Mestika Zed, MA sekaligus penyampaian pemenang lomba esai yang akan diadakan pada hari Minggu (27/8).
Kegiatan ini diikuti oleh delapan finalis yang berasal dari Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Padang, Universitas Sriwijaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Semarang, Universitas Mataram, Universitas Undiksha, dan Universitas Airlangga.
Menurut laporan dari panitia pelaksana saat diwawancarai oleh tim kami menjelaskan ada dua universitas yang tidak bisa hadir karena terkendala biaya dan adanya bentrok kegiatan, yakni Universitas Lampung dan Institut Pertanian Bogor.
Melsa Maizarah, menjelaskan ''Sepuluh finalis yang lolos dalam acara lomba esai ini merupakan hasil seleksi dari sembilan puluh sembilan karya yang dikirim oleh mahasiswa-mahasiswa di seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia," dan "acara ini didukung penuh oleh jurusan sejarah UNP, pihak fakultas ilmu sosial UNP beserta pihak Universitas sendiri," tambah Melsa.
Dalam acara tersebut, salah satu mahasiswa dari Universitas Mataram, Mela Septian Hariati menuturkan "Dalam kelangsungan acara ini, menurut saya sangat terstruktur sekali, walau ada sedikit kendala dalam keterlambatan saat mendarat. Saya sangat berterima kasih kepada panitia acara yang telah memberikan fasilitas dengan baik". (rfa/dab)

Post a Comment